Blog · July 14, 2021

Apakah kanon AI UE sinkron mendapatkan ASEAN?

Pengarang: Manoj Harjani, RSIS

Pada 21 April 2021, Uni Eropa menyebarluaskan draf kanon mendapatkan mengimbangkan kaidah intelek olahan (AI) negara-negara anggotanya. Tujuan kanon termaktub berpotensi diinginkan sama besar zona Asia Tenggara, pertama mengenali meningkatnya kecemasan perkara akibat yg tercantel per AI lagi meningkatnya pertandingan celah China lagi Amerika Serikat.

Aspek kancing bermula ide UE merawitkan pengklasifikasian bentuk berbasis AI tunak catur pangkat akibat, start bermula yg tiada angsal diterima takat paling tidak. Hal ini didukung sama tanggung jawab idiosinkratis tempo memakai bentuk berisiko jangkung. Untuk menyingkir tentangan, penyedia bentuk perlu membuktikan disiplin sebelum lagi sehabis rekayasa pekan. Rancangan kanon ini dilengkapi per pembaruan ala acara penyelarasan AI yg diam yg bermaksud mendapatkan mengimbangkan kearifan dekat celah negara-negara wakil UE. Pembaruan ini serupa menyempatkan sedikitnya €1 miliar (US$1,2 miliar) setiap tarikh berarti penanaman modal tercantel AI bermula 2021–2027.

Keputusan UE mendapatkan mengimbangkan kearifan AI dekat pangkat regional mau menaikkan relevansinya per Asia Tenggara. Ekspor teknologi per nilai berkembar yg difasilitasi sama daya usaha Jalur Sutra Digital China mau mengerjakan besar zona Asia Tenggara mengakses teknologi AI mengarungi perseroan China. Teknologi tiada adil, lagi diam probabilitas sebagai berbarengan mengimpor pegangan lagi timbangan yg direpresentasikan berarti alternatif skema penyedia bentuk.

Beberapa pangkat kemanfaatan ketatanegaraan serupa cakap berkedudukan. Didorong sama kecemasan pada penyalahgunaan, kurang lebih perseroan AS laksana IBM pernah membawa mendapatkan menarik diri ekspor teknologi AI yg merawitkan pengertian suak. Sebaliknya, perseroan China pernah membuktikan kerelaan mendapatkan mengekspor teknologi ini selangkan diam kecemasan laksana itu. Perusahaan teknologi China laksana Huawei, Hikvision, Dahua lagi ZTE ialah penggiat kenaikan umum berarti penyeliaan berbasis AI, per ekspor ke kurang lebih zona Asia Tenggara.

Negara-negara Asia Tenggara memegang keahlian berarti mengindahkan Peraturan Perlindungan Data Umum (GDPR) UE. Jangkauan ekstrateritorial GDPR yg besar pernah mengerjakan besar zona Asia Tenggara mengerjakan versi kanon mereka terkoteng-koteng per prosedur yg seiras. Rancangan kanon AI UE boleh jadi memegang efek yg seiras per ‘kekuatan Brussel’ ini.

Sebagian adi zona Asia Tenggara belum besar berkujut berarti mengeluarkan bentuk berbasis AI, lagi komoditas dan servis ini tiada sebagai sel krusial bermula bazar celah kedua mintakat. Singapura ialah pengkhususan, yg pernah mengatur muslihat AI nasionalnya mendekati jalan lepas berbasis AI dekat pekan umum. ‘Efek Brussel’ bermula draf kanon AI UE boleh jadi terpatok dekat Asia Tenggara mendapatkan tempo ini, selangkan mintakat termaktub probabilitas mau merasai keyakinan UE mendapatkan relevansi per arah kearifan mereka terkoteng-koteng. Sebaliknya, negara-negara Asia Tenggara makin berat mendeteksi arah berhubungan per muslihat perniagaan UE yg diuraikan berarti acara penyelarasan AI-nya.

Hambatan unggul ransum Asia Tenggara mendapatkan menempuh petunjuk UE ialah bahwa mintakat ini sebagai komparatif terbatas melekat selaku jagat pekan lagi sistem. Namun ASEAN menggondol tindak ke patokan yg lurus. Selama Pertemuan Menteri Digital pertamanya ala Januari 2021, kubu termaktub menempuh ASEAN Digital Masterplan 2025 yg menempikkan kearifan regional mendapatkan memasrahkan pedoman pengerjaan sumurung perkara norma mengurus lagi etika AI.

Rencana termaktub boleh jadi tiada angsal diterjemahkan ke berarti unifikasi yg makin adi, pertama sekiranya pelaksanaannya berkepribadian ikhlas lagi diserahkan terhadap kebijaksanaan negara-negara wakil. Selanjutnya, ASEAN perlu melampaui tebuk sistem yg diam mendapatkan cucuran evidensi rute bedengan — krusial mendapatkan peningkatan bentuk berbasis AI — yg terangkat bermula persyaratan pelokalan mendapatkan evidensi karakter dekat segala zona anggotanya. Klausul akad versi mendapatkan pancuran evidensi rute bedengan yg diluncurkan ala Januari 2021 angsal menumpu melampaui keadaan ini sekiranya diadopsi sebagai besar lagi persisten.

Ratifikasi permufakatan bazar terlepas per keyakinan yg mengizinkan pancuran evidensi rute bedengan mau memegang efek terbesar mendapatkan menempuh kanon perkara AI. Sayangnya, permufakatan bazar unggul ASEAN — Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional — mengizinkan paruh bagian mendapatkan melegalkan penyekatan cucuran evidensi rute bedengan semasih itu diterapkan ala perseroan lokal lagi berbeda. Namun minus proses penanganan bentrokan yg berperan, zona berpotensi molos bermula penyekatan terpilih.

Hanya dwi bermula catur penandatangan ASEAN ala Perjanjian Komprehensif lagi Progresif mendapatkan Kemitraan Trans-Pasifik—Singapura lagi Vietnam—pernah meratifikasi permufakatan termaktub lagi memakai keyakinan bazar digital ‘penumpil logam’ yg membawa pancuran evidensi rute bedengan. Singapura pernah berangkat makin tersendiri per mengesahkan permufakatan perniagaan digital per Chili lagi Selandia Baru ala Juni 2020, lagi Australia ala Desember 2020, yg mencengkeram keyakinan idiosinkratis mendapatkan pekerjaan persis norma mengurus AI yg benar. Pendekatan Singapura regular sebagai outlier dekat mintakat ini.

Sebagian adi zona wakil ASEAN pernah menelurkan ataupun tengah menggelar muslihat AI lokal lagi situasi pekerjaan norma mengurus. Ini ala kesimpulannya angsal menempa pangkal mendapatkan jagat sistem yg makin terkoordinasi mendapatkan AI dekat jajahan termaktub. Pendekatan berbasis bidang — yg berpusat ala AI berarti servis finansial, manufaktur, ataupun penyelenggaraan kebugaran — angsal menumpu mewujudkan alas berhubungan sebagai beruntun mendapatkan penyelarasan kearifan AI yg makin besar lagi rekayasa sistem yg persisten dekat segala kubu.

Manoj Harjani ialah Rekan Peneliti dekat klaster Isu Masa Depan lagi Teknologi dekat S Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University, Singapura.