Blog · June 9, 2021

Krisis ketatanegaraan Samoa melahirkan bengkahan pada Pasifik

Pengarang: Anna Powles, Universitas Massey

Krisis ketatanegaraan pada Samoa merambah minggu kesembilan. Tuilaepa Aiono Sailele Malielegaoi, komandan Partai Perlindungan Hak Asasi Manusia (HRPP) lalu prima gajah yg telah rentang waktu menjabat, mengekspos secolek tren menurut memutuskan kebuntuan beserta merestui Perdana Menteri tersaring Fiame Naomi Mata’afa lalu Iman ala Satu Tuhan Samoa (FAST) kelompok menurut menata tadbir.

Menjelang Hari Kemerdekaan Samoa ala terlepas 1 Juni, Uskup Agung Gereja Katolik Alapati Lui Mataeliga mengonsumsi sakramen Seninnya menurut memidana Tuilaepa, mengekspos bahwa tadbir tengah tengah menentang despotisme lalu bahwa ‘dalaman pada setiap tadbir demokratis merupakan konstitusi lalu daulat prinsip’. Intervensi sama Uskup Agung basilika terbesar kedua pada Samoa mengimbuh gairah yg kuat dugaan ala darurat ketatanegaraan.

Kepala Negara Samoa Tuimalealiifano Va’aletoa Sualauvi II – yg menutup dewan perwakilan rakyat lalu menempikkan perbaikan lalu pengurangan – menganjurkan bahwa saja Tuhan yg pandai memasrahkan jalan keluar menurut kebuntuan tertera.

Jaringan himpunan implementasi lalu saluran konvensional Samoa pernah melapih ketatanegaraan segar beserta format kuasa konvensional semacam like Ayah-Keluarga — catur titel sempurna Samoa — lalu waktu ini basilika. Tiga pada catur Ayah-Keluarga disejajarkan beserta Fiame.

Penolakan Tuilaepa menurut menurunkan Fiame merupakan tulen ketatanegaraan, tapi solusinya pantas Samoa yg tidak terhapuskan. Reaksi pada seantero Pasifik pernah melahirkan perkara kedudukan area lalu era hadapan regionalisme.

Pertama, tiga pada lima provinsi Mikronesia yg membubut orang pada Forum Kepulauan Pasifik (PIF) bergetar segera menurut menghaki rakitan pemilu lalu guncangan ketatanegaraan pada Samoa. Langkah itu tiada tersangka lalu sekaligus tambah mengekspos kesanggupan negara-negara Mikronesia menurut menjajal ‘kebiasaan Pasifik’. Negara Federasi Mikronesia melewarkan penetapan resminya tentang Fiame demi prima gajah yg trendi tersaring bermakna sebuah penjelasan yg anehnya minus etiket rumpun yg kebanyakan melembutkan hubungan tengah paruh komandan Pasifik.

Presiden Palau Surangel Whipps Jnr pun merapal aman pada Fiame lalu mempermaklumkan kekecewaannya tentang watak Tuilaepa. Kepulauan Marshall diikuti beserta a pernyataan mengaksentuasikan pentingnya daulat prinsip lalu nilai-nilai kerakyatan, tengah eks kepala negara Marshall Hilda Heine digembar-gemborkan kejayaan potong perempuan Pasifik.

Pesan pada Pasifik lor merepresentasikan keretakan yg tengah berlantas pada PIF. Pemilihan carik jenderal PIF sekerat luhur dilakukan melompati titik temu, bersumber pada peredaran sub-regional lalu banyak strategis. Negara-negara Mikronesia meminta putaran mereka ala tarikh 2021 lalu mengancang-ancang jalan penarikan semasa setahun sehabis eks prima gajah Kepulauan Cook Henry Puna tersaring demi carik jenderal. Ketegangan pun merepresentasikan metamorfosis antargenerasi saat kaum komandan yg kian rawan melaur urat ketatanegaraan mereka. Tidak menarik hati, tiada terbit komandan Pasifik lainnya yg berkomentar selaku terkangkang sedangkan tali besi pernah selaku suhu.

PIF terpisah kian imbesil bermakna menyambut darurat ketatanegaraan. Terkurung pada Auckland lalu tiada pandai melantaskan pelayaran ke Suva akibat taun COVID-19 Fiji, Sekretaris Jenderal Puna memproduksi penjelasan boilerplate ala Mei tarikh ini yg mengaksentuasikan karakter kebiasaan Samoa bermakna menanggulangi darurat. Tidak terbit pustaka acuan menurut meluruskan daulat prinsip lalu jalan kerakyatan, sedangkan warga Forum pernah memproduksi asprak semacam itu bermakna Deklarasi Biketawa 2000.

Ini merupakan giliran yg beterbangan potong Puna menurut mengekspos kepemimpinan regional ala selama regionalisme pernah terpisah sama keretakan beserta lima provinsi Mikronesia. PIF tiada bisa bolos pada permusyawaratan akibat tengah memonitor bentuk regional Pasifik, membentangkan Strategi 2050 menurut Benua Pasifik Biru lalu mereformasi jalan pelantikan carik jenderal.

Kedua, tangkisan pada dwi warga terbesar PIF, Australia lalu Selandia Baru, mempunyai bunyi yg analog tapi merepresentasikan dwi realitas ketatanegaraan yg banyak kontradiktif.

Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne menyorong sekotah sisi menurut meluhurkan petunjuk prinsip lalu jalan kerakyatan bermakna lingkungan ‘[Australia’s] silaturahmi mendalam beserta Samoa’. Mengingat karakter Selandia Baru demi bestir sebelum kebebasan Samoa ala tarikh 1962 lalu Perjanjian Persahabatan Samoa–Selandia Baru, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Arden berangkat kian terpisah beserta mengambil meninjau hormatnya tentang kekuasaan Samoa lalu dimana (reputasi) badan demokrasinya.

Ardern pun mempermaklumkan bahwa Aotearoa Selandia Baru ‘tiada bermakna gengsi menurut ikut-ikut’. Di Pasifik, kearifan perantau teritori Selandia Baru merupakan kearifan bermakna teritori, sebagai halnya paruh pemangku menerangkan perkara friksi Samoa yg melantarkan perceraian pada diaspora. Di sinilah situs variasi teliti tengah Canberra lalu Wellington. Fiame belum lama menempikkan kesibukan yg kian kuat dugaan pada Selandia Baru lalu Australia, yg bermakna muslihat antar-jemput permisif yg berjalan tengah Wellington, Canberra lalu Apia rupa-rupanya tiada memadai andaikata darurat selaku melayang.

Ketiga, kecaburan yg menjejaki penjelasan Fiame bahwa pemerintahannya yg mau mendarat mau mengusap dermaga Teluk Vaiusu yg didanai China mengekspos impak pertarungan penting pada Pasifik. Media universal mengasak aspek China lalu sawala medium kemasyarakatan Samoa melahirkan amatan yg kontradiktif perkara pamor China. Sebagian luhur ucapan perkara pemakaian rangkap dermaga puatang menghaki karakter yg dimainkan sama pemilik pulau lalu gairah tempatan bermakna hasilnya.

Pertanyaannya waktu ini merupakan apakah Tuilaepa mau memperelok pakat Uskup Agung Mataeliga. Perdana gajah tengah langsung meminta bahwa kelompok FAST mencari akal menurut merebut kekuasaan tapi menganjurkan bahwa ‘jalan titik temu konvensional merupakan kebiasaan yg memutar kategoris menurut bergetar berkembang pada darurat’.

Di senter darurat ketatanegaraan yg tengah berlantas, judul Samoa Language Week pada Selandia Baru merupakan Hidup beserta beradat konten (perkuat pilar balai Anda sebaiknya sekotah pandai tumbuh). Ini banyak kategoris mengenali apa pun yg tengah berjalan pada Samoa.

Anna Powles merupakan Dosen Senior bermakna Studi Keamanan pada Pusat Studi Pertahanan lalu Keamanan, Massey University, Wellington.