Blog · August 15, 2021

PM Inggris membikin perbalahan gawat Afghanistan, membayangkan Parlemen, Eropa News & Top Stories

LONDON (AFP) – Perdana Menteri Inggris Boris Johnson atas Minggu (15 Agustus) membikin perbalahan gawat kian berumur atas Afghanistan, tegas kantornya, tenggang beliau menyeru pulang Parlemen mulai pakansi hari panasnya.

Seorang tukang firman Downing Street mengungkapkan Johnson pernah membikin pertembungan komisi terdesak COBR bakal mengulas posisi, yg posterior penarikan kawanan bimbingan AS, pertembungan kedua berbobot tiga musim.

Parlemen atas musim Minggu mengungkapkan pernah membolehkan pinangan Johnson bakal menyeru pulang unsur kongres atas musim Rabu bakal diskusi mendorong atas barang apa yg layak dilakukan Inggris, yg kelenyapan 457 laskar berbobot yuda rangkap dasawarsa, lalu.

Pejuang Taliban berpengaruh dekat perbatasan Kabul atas musim Minggu lalu dekat sengkang pengambilalihan angkatan bersenjata jangkap buat Afghanistan, yg melantarkan politisi Inggris melaungkan campur tangan belakang.

Anggota kongres lama Tobias Ellwood, pelopor Komite Pertahanan Commons, mendorong Johnson bakal “berputar pula” atas berjalan mendalam.

“Kami mempunyai jendela jalan yg lantas berkurang bakal menandai ke mana peraturan zona ini demi zona malang,” katanya terhadap Times Radio.

“Hanya atas Amerika kagak lepau, kagak berguna mengungkapkan bahwa kita layak tersimpul atas haluan, penghitungan ketatanegaraan – terpenting saat itu sekali keliru – mulai mitra keselamatan terhampir kita.

“Kita sanggup mencegah ini, kalau-kalau kagak riwayat mau mengukur kita menggunakan sekali, sekali tegang atas kagak serta aduk,” doski menunjukkan.

Ellwood mengungkapkan penguasa boleh mengumpulkan keramaian menyerbu pesawat babon HMS Queen Elizabeth Angkatan Laut Kerajaan bakal meninggalkan gendongan cuaca.

Dia menjuluki gawat itu demi “kesedihan kecendekiaan ahad terbesar mulai Suez”.

‘Sangat menyentak’

Johnson mengangkat sumpah atas musim Jumat bahwa Inggris kagak mau “menjungkirbalikkan kita” dekat Afghanistan, kian saat doski mengkonfirmasi penarikan acap seserpih hiper- karyawan kedutaan berbobot mengalami agresi banter Taliban.

Namun, doski mengungkapkan bahwa mereka yg melaungkan campur tangan “layak realistis atas tenaga Inggris maupun tenaga barang apa pula bakal memperkuda pemecahan angkatan bersenjata – pemecahan konfrontasi – dekat Afghanistan”.

Dengan gerilyawan menakluki kian penuh pura Afghanistan, Inggris mengumpulkan sekeliling 600 laskar bakal menumpu memindahkan sekeliling 3.000 warganya mulai zona itu, lalu Johnson mengungkapkan “seserpih hiper-” karyawan kedutaan yg tertinggal dekat Kabul mau pulang ke Inggris.

Kantor Luar Negeri mengungkapkan atas musim Minggu bahwa Inggris pernah “selagi menangguhkan seserpih hiper- bedel” dekat kedutaan jumlah dekat Kabul lalu melangsungkan “sekalian yg hamba sanggup bakal menguatkan anak zona Inggris yg tertinggal, lalu orang-orang Afghanistan yg pernah berlaku bakal hamba lalu yg mengasak term bakal relokasi, bakal angkat kaki. Afganistan”.

Pemimpin Partai Buruh Oposisi Keir Starmer membantu sikap bakal menyeru pulang Parlemen, menggunakan mengungkapkan berbobot sebuah proklamasi: “Situasi dekat Afghanistan sekali menyentak lalu mana tahu semakin memburuk mulai kali ke kali. Pemerintah pernah statis selagi Afghanistan rahak, yg, silakan kita perjelas, mau mempunyai efek penggal kita dekat sini dekat Inggris.”

“Kami membutuhkan penarikan pulang Parlemen sehingga penguasa boleh memperelok unsur kongres atas macam mana rencananya bakal berlaku menggunakan mitra bakal menjauhi gawat kemanusiaan lalu pulang ke hari-hari Afghanistan sebagai fundamen penggal perdua revolusioner.”

Sebagian hiper- kawanan Inggris yg tertinggal yg ditugaskan bakal perutusan NATO dekat Afghanistan angkat kaki candra kalakian, setia Johnson.

Selain kawanan yg roboh, pertikaian tertera pernah mudarat Inggris sekeliling £40 miliar (S$75,14 miliar).

Pada tarikh 2014, perutusan Inggris dekat Afghanistan, yg bertumpu dekat teritori daksina Helmand yg risau, berangsur mulai bedel menyerbu ke bedel yg berpusat atas membantu kawanan kebangsaan Afghanistan, menggunakan cambuk sekeliling 750 laskar.